Thursday, June 12, 2014

Pay It Forward


            Kemarin malam saya dihubungi oleh Guru SMA saya, mungkin sudah hampir 2 tahun beliau tidak menghubungi saya. Beliau  adalah Pak Suarnata guru Bimbingan Konsling saya dulu. Alasan beliau menelepon saya yakni karena ada siswa SMA N 1 Tabanan yang baru diterima di UGM, dan ada beberapa hal yang ingin ditanyakan. Kebetulan yang lolos adalah anak dari Bapak Suarnata sendiri. Pak Suarnata adalah guru Bimbingan Konsling yag juga biasanya menangani proses pendaftaran siswa ke universitas tertentu. 
Kembali teringat kenangan dulu waktu saya kelas 3 SMA hampir setiap hari saya menemuai beliau untuk menanyakan apa saja info universitas yang sudah bisa saya daftari. Selain itu beliau juga membantu saya dalam proses mencari beasiswa bidikmisi, saya merasa sangat terbantu oleh Beliau dan guru BK yang lainnya. Pernah suatu ketika saya sudah diterima disuatu Universitas yang bukan merupakan tujuan utama saya, saya bingung saat itu harus mengambil peluang itu atau tidak karena ada biaya pendaftaran yang lumayan mahal bagi saya.Saat itu saya meminta saran kepada guru BK apa harus diambil atau tidak, Pak Suarnata menyarankan untuk diambil saja jika memang ada biaya untuk membayar. Walau akhirnya saya tidak jadi ambil karena tidak ada uang, saya tetap merasa terbantu dengan saran-saran yang diberikan oleh guru-guru BK. Hingga sampai tiba pengumuman SNMPTN, saya diterima di UGM dengan beasiswa Bidikmisi, saya sangat senang waktu itu, terlihat juga rona kebahagiaan dan kebanggaan dari guru –guru saya saat itu yang benar-benar mengikuti proses saya dari awal mendaftar sampai diterima.
Kini setelah 2 tahun kuliah di UGM, Pak Suarnata berbalik bertanya kepada saya, “ Bagaimana apa harus diambil kesempatan kuliah di UGM untuk anak saya ini ?”  Langsung saya jawab diambil Pak, nanti saya siap bantu kalau ada hal yang diperlukan di Jogja. Merasakan nikmatnya kuliah di UGM, harga makanan murah, bnyak beasiswa, suasana Jogja yang ramah, tentu sangat sayang jika tidak diambil.
Pada akhirnya Pak Suarnata akan menghubungi saya lagi nanti jika sudah dekat dengan registrasi. Saya merasa senang kini saya sudah bisa memberi saran kepada orang yang dulu banyak memeberi saya saran. Segala kebaikannya dulu mungkin tidak bisa saya balas kepada beliau, namun kebaikan beliau dulu akan saya teruskan dengan membantu anaknya yang akan ke UGM jika dia jadi mengambil pilihannya.

Kenal baik dengan orang baik seperti Pak Suarnata membuat saya merasa bersyukur, walau tak bisa membalas kebaikannya langsung kepada beliau, namun saya akan meneruskan kebaikan beliau untuk ditularkan dan diberikan ke yang lain J