Saturday, November 2, 2013

Surganya Anak Geodesi - Forum Ilmiah Tahunan Ikatan Surveyor Indonesia 2013

        



        Belum pernah sebelumnya saya mengikuti forum yang hampir semua pesertanya adalah surveyor – surveyor berpangalaman, Total Station dan GPS – GPS canggih ada disetiap sudut ruangan, seperti surganya anak Geodesi.
            Pengalaman ini berawal dari pesan di Facebook dari Dosen saya yang menyarankan saya untuk ikut acara Forum Ilmiah Tahunan Ikatan Surveyor Indonesia ini, kalau bisa presentasi akan sangat bagus himbaunya. Mendapat pesan seperti itu, langsung saja saya cari – cari syarat mengikuti forum tersebut, ternyata dalam forum tersebut kita bisa menjadi pemakalah dengan cara membuat paper kemudian dipresentasikan atau bisa menjadi peserta saja. Ada beberapa tema yang bisa dipilih untuk membuat paper, template penulisannya juga sudah disediakan kita tinggal menulis.
Target saya kali ini tentunya bisa presentasi diacara forum ini, minimal saya harus mengirimkan paper ke forum ini, maslah presentasi  belakang saja. Lalu muncul pertanyaan ,“Apa yang harus saya tuliskan dalam paper ini??” Terpikir dibenak saya untuk menjadi PKM – penelitian yang pernah saya buat untuk bersama beberapa teman untuk dijadikan paper, namun begitu saya berdiskusi dengan ketua klompok PKM saya, ada sedikit perbedaan pendapat akhirnya PKM ini tidak bisa saya jadikan Paper. Saya belum menyerah sampai disini,saya yakin kalau penulis yang baik adalah pembaca yang baik, karena belum banyak paper yang saya baca,akhirnya saya memustskan untuk meinjam beberapa kumpulan paper di perpus,siapa tau ada ide dari membaca. 5 buku kumpulan paper habis saya baca dalam 1 malam, saya mulai terbayang bagaiman bentuk penulisan paper dan apa saja objek yang bisa diteliti, walau sudah membaca tentu tidak langsung dapat ide. Esok harinya saya tidak sengaca membaca mengenai kasus reklamasi di Teluk Benoa Bali, Gubernur Bali menyatakan ingin melaksanakan reklamasi untuk mengatasis abrasi. Abrasi, inilah jawabannya dari ide saya,sebelumnya saya membaca paper menegenai pemantauan abarasi dengan satelit Landsat ETM+, metode yang digunaka adalah metode overlay analysis sama seperti PKM saya terdahulu sehingga ada sedikit gamabran mengenai hal itu. Saya coba mencari di google tentang citra Landsat, dan ternyata Landsat terbaru baru saja diluncurkan tahun 2013, yakni Landsat 8. Saya coba menghubungkan beberapa hal yakni Teluk benoa, landsat 8, abrasi dan overlay analisis, setelah perhelatan hebat terjadi dipikiran saya untuk membuat sebuah judul penelitian, akhirnya saya berhasilkan menuliskan sebuah ide penelitian yakni Analysis Perubahan Garis Pantai Menggunakan Citra Satelit Landsat Sebagai Bentuk Penanggulangan Terjadinya Abrasi di Wilayah Pesisir Teluk dan Tanjung Benoa. Ini baru judulnya, lalu isinya?
Saya sebnanya baru menginjak semester 3 saat ini,tentu belum banyak ilmu yang saya kuasai, apalagi mengenai satelit yang seharusnya saya peroleh di semester 5, tapi saya yakin semua ilmu pengetahuan bisa dipelajari, ini tergantung niat dan usaha kita saja. Setelah googling - googling,saya akhirnya bisa mendownload citra satelit Landsat 8, bisa kita dapat secara gratis di http://earthexplorer.usgs.gov/, bersyukur sekali ada google. Namun setelah didownload tentu citra satelit ini harus diolah, setelah mencari - cari caranya,saya belum bisa mengolahnya sendiri,singkat saja akhirnya saya memutuskan mengajak 2 orang senior saya yang saya yakin bisa mengolah citra Landsat, saya jelaskan mengenai ide saya akhirnya dapatlah saya bekerja sama dengan Mas Bagal Lail (Geodesi UGM 2011) dan Mbak Dessi Apriyanti (Geodesi UGM 2010).

Ide saya untuk penelitian kali ini yakni melakukan overlay pada citra Landsat di tahun 2013 dengan tahun 1995 di daerah Benoa, Bali,dari overlay tersebut kemudian bisa dihitung seberapa luas daerah yang terabrasi dengan menggunakan ArcGIS. Setelah beberapa minggu bekerja bersama, titik terang terus datang hingga akhirnya papernya dapat terselesaikan denganluasan daerah terabrasi sudah diperoleh. Langsung saja saya kirimkan papernya kepada panitia FIT ISI.
Selang beberapa hari, balesan email pun tiba,sungguh seperti sebuah keajaiaban saya dengan anggota kelompok lainnya diundang untuk presentasi tanggal 31 Oktober di Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional, Jogja. It show time. Kesempatan ini tentu tidak saya lewatkan.
Tuhan sepertinya memberikemudahan pada saya, mulai tanggal 28 Oktober sebenarnya saya menjalani UTS, tapi tepat di tanggal 31 Oktober di hari presentasi tidak ada jadwal UTS, sepertinya saya dituntun untuk ikut acara FIT ISI ini.
Hari Presentasi dan Seminar
            Jam 7.30 saya berangkat menuju STPN, jaraknya tidak terlalu jauh dari tempat kos, sampe disana saya cukup kaget. Bapak – Bapak dan Ibu berpakain rapi sudah nampak registrasi ulang, saya dengan motor matic yang sedikit kotor dan kemeja seadanya nyeleneh parkir diantara Bapak – Bapak disana. Sepertinya saya yang termuda disini. Namun begitu saya masuk, seperti ada surga disana, alat – alat survey ada dimana – mana,semuanya terlihat canggih dan keren, perusahaan- perusaahan penyedia alat survey membuka “lapak” disana. Bukan sembarang lapak, tapi lapak kelas mewah yang memamerkan alat – alat survey yang sudah pasti harganya mahal.



            Didalam saya melihat beberapa senior saya yang ternyata bekerja disuatu perusahaan penyedia alat sebagai technical support, langsung saja saya hampiri dan berbincang – bincang disana, ada suatu pembicaraan menarik dengan seorang senior saya, “Lanjutkan terus lah menulis di Blogmu, supaya ketika nulis geodesi di google yang muncul geodesi UGM”. Ternyata beberapa senior saya juga membaca blog saya, ada kepuasan tersendiri ketika orang yang tidak kita duga membaca tulisan kita, percayalah. Kemudaian saya diajak berkeliling mengunjungi semua stan-stan alat survey, hebatnya ternyata hampir semua stan-stan disana diisi oleh alumni geodesi UGM, bahkan ada yang belum lulus tapi sudah menjadi technical support di perusahaan, salut dah sama senior – senior di Geodesi UGM
            Sebelum acara forum/presentasi, paginya diadakan seminar nasional, pembicaranya dari ketua BPN RI, BIG, dan ketua jurusan Teknik Geodesi UGM pun ada.Menjelang mulainya seminar, pengunjung semakin ramai, saya melihat disekitar ternyata hampir semua dosen saya ada disini,pantas saja jadwal UTS kosong. J


            Ada hal yang menarik lagi, yakni buku panduan FIT ISI, disana terdapat seluruh abstrak dari paper yang dipresentasikan, saya lihat sebagian besar penulisanya adalah dosen dan orang-orang yang sudah bekerja, saya langsung mencari abstrak paper saya, ternyata ada, walau sepertinya ada sedikit salah ketik di bagian nama saya, tapi tidak apa – apalah, ada rasa kebanggaan tersendiri ketika paper saya dan teman-teman bisa dibukukan bersama paper-paper hebat milik dosen dan yang lainnya.


GPS dimana – mana, Total station, dosen-dosen dan surveyor saling berkumpul dan berdiskusi, kepala BPN, BIG, kepala jurusan dll ada dalam satu ruangan, seperti sedang ajang reuninya para surveyor, dan saya terselip diantara orang orang hebat ini, saya sangat bersyukur. Ada senior saya yang mengatakan setelah hampir 5 tahun kuliah baru kali ini mengikuti FIT ISI, padahal ada setiap tahun, “kamu sangat beruntung baru angkatan 2012 bisa ikut ini”.  Saya hanya bisa tersenyum dan bersyukur mendengar ini. J
            Setelah mengikuti seminar, kemudian jam 14.00 akan diadakan presentasi, rupanya jadwalnya molor 1 jam dari jadwal di buku panduan, 2 orang rekan satu tim sayapun sudah datang sebelum presentasi, sebelumnya mereka tidak ikut seminar karena ternyata mahasiswa semester atas masih ada UTS.


            Presentasi akan dilaksanakan diruangan yang berbeda – beda, saya mendapat diruang IV bidang Remote Sensing dan SIG. sampai disana beberapa bapak – bapak sudah ada disana, ada juga senior saya angkatan 2009 ternyata juga presentasi disana. Saya sangat menikmati keberadaan saya yang masih terlihat muda disana J Moderator kemudian membacakan aturan presentasinya, aturannya cukup membuat saya kagaet, presentasi hanya 5 menit dan cukup 1 orang. Padahal beberapa hari sebelumnya saya sudah konfirmasi ke panitia dan mendapat informasi bahwa presentasi 10 menit dan jumlah presentator boleh ditentukan sendiri. Saya langsung diskusi daruruat dengan anggota kelompok lainnya, akhirnya diputuskan yang presentasi adalah senior saya angkatan 2011, yang memang akan lebih fasih menjelaskan cara pengolahan data satelitnya. Sebenarnya ada sedikit rasa kekecewaan, rencana presentasi awal yakni ber 2 saya dan Mas Bagas, akhirnya harus cukup Mas Bagas saja. Okelah kali ini tidak apa – apa, saya rasa masih bisa menciptakan kesempatan presentasi di lain hari.

            Presentasi berjalan dengan bak, saya mengikuti keseluruhan presentasi yang ada diruangan tersebut,ide – ide yang benar – benar geodesi banayk disini. Saya sanngat berterimakasih kepada dosen saya yang sebelumnya memberi pesan kepada saya di facebook untuk mengikuti acara ini. Mahasiswa Geodesi sudah seharusnya wajib mengikuti acara FIT ISI ini. FIT ISI 2014 saya targetkan nama saya harus ada kembali sebagai pemakalah. Astungkara.