Sunday, February 9, 2014

Buku Pelayaran 5 Samudera


            Beberapa bulan lalu saya dimintai tolong untuk membantu salah seorang alumni teknik geodesi UGM untuk membantunya dalam mengedit sebuah buku mengenai pengalaman kerjanya di dunia offshore. Alumni tersebut adalah Denni Pascasakti, alumni Teknik Geodesi UGM angkatan 2005 yang kini bekerja sebagai navigator disebuah perusahaan offshore. Kegiatan membantu alumni ini bisa saya peroleh karena ada rekomendasi dari dosen saya yang menyarankan saya untuk membantu Mas Denni untuk meng-edit bukunya. Saya bukanlah seorang editor buku, tidak pernah juga membuat buku, namun kenapa saya yang direkomendasikan?? Disinilah salah satu keuntungan jika kita kenal baik dengan orang-orang yang hebat, kadang kesempatan datang bukan karena kehebatan yang kita punya, tapi karena kenal baik dengan orang-orang hebat disekitar kita.
            Buku yang dibuat oleh Mas Denni yakni Buku “Pelayaran 5 Samudera” . Buku Pelayaran 5 samudera berisi informasi seputar dunia offshore yang ditulis secara ringan dan mudah dicerna diantaranya informasi mengenai sertifikat-sertifikat yang dibutuhkan untuk bekerja di offshore, mitos pelaut yang tidak selalu benar, seru-nya petualangan mencari minyak di laut dalam, dan berbagai pengalaman lainnya yang belum pernah diceritakan melalui sebuah buku.
            Buku ini berisi segudang pengetahuan yang diceritakan dalam kemasan yang menarik. Berikut sedikit kutipan yang ada di buku tersebut,
“Saat itu, kami sedang makan siang sekitar pukul 13:00. Pada saat sedang asik-asiknya berbincang, tiba-tiba terjadi goncangan keras. “Dhueer”! Dan saya berlari ke bagian atas kapal, ternyata kapal ini menabrak sebuah karang besar. Mudah-mudahan kapai ini tidak bocor. Lalu tiba-tiba saja ada panggilan kepada nama saya, “To Mr Denni, go to the Master Room.” Pada saat berjalan ke master room, saya mengeluarkan keringet dingin, karena yang menentukan jalur kapal dan peta batimetri adalah saya. Dalam hati berkata, “Jangan-jangan saya salah mencantumkan angka koordinat?”. Kapten kapal marah besar, dia berkata, “How about your coordinat and batimetric data, we are not trust you again!” Lalu dengan kepala dingin saya coba bertanya,”What is our position now?! I want to check our way” Setelah diberikan koordinat, ternyata ini murni kesalahan mereka yang terlalu cepat melakukan maneuver kapal sehingga menabrak karang.  Proses penarikan kapal Noordic awalnya menggunakan 1 kapal, namun usaha tersebut sia-sia. Dan sore harinya datang kapal penarik yang lebih besar bernamaTug Boat yang biasa menarik batu bara maupun Rig Platform. Baru pukul 19.00 WIT kapal berhasil lolos dari karang, kami semua berteriak senang namun berarti rencana hari ini tidak merecord 1 line, dan harus kembali merancang rencana untuk esok hari. “
Setelah hampir 2 bulan bekerja sama, akhirnya buku ini dapat selesai dan dicetak. Buku ini diterbitkan dengan bantuan jasa penerbit gratis yang nulisbuku.com. Semua orang bisa membuat buku lewat nulisbuku.com.
Lalu seperti apa isi selengkapnya buku Pelayaran 5 Samudera ini?? Ingin tau?? Silahkan pesan bukunya segera, dapat dipesan secara online lewat link berikut.http://nulisbuku.com/books/view_book/5041/pelayaran-5-samudera
 Tunggu dulu,apakah tulisan saya kali ini adalah sebuh promosi?? Jawabannya, Iya tentu saja, buku yang sangat mendidik dan memotivasi seperti ini wajib di promosikan dan akan sangat bermanfaat bagi siapa saja yang membacanya.Apabila ada kesulitan dalam pemesana buku silahan lihat panduan downloadnya disini. Selamat membaca buku J