Monday, May 25, 2015

Menyiapkan Kuliah Online


Pagi ini (25 Mei 2015) tidak seperti biasanya saya datang lebih awal ke kampus. Jam 6.30 sudah berangkat dari kosan menuju ke tempat teman terlebih dahulu mengambil laptop, kemudian langsung melunjur ke kampus. Bukan karena kuliahnya mulai jam 7, tapi saya datang pagi-pagi sekali hari ini karena harus menyiapkan kuliah online. Hanya ada 1 dosen yang mengadakan kuliah online di Geodesi UGM, siapa lagi kalau bukan Bapak Andi Arsana. Saat ini kebetulan beliau mendapat tugas yang mengharuskan beliau pergi ke Boston,US selama 1 minggu. Kalau sudah begini, tentu saja harus ada asisten yang harus bangun lebih pagi dan menyiapkan laptop sebelum kuliah dimulai.
Ini bukan kali pertamanya saya menyiapkan kuliah online, beberapa semester lalu sempat juga membantu menyiapkan kuliah online Matematika Geodesi dan Sistem Basis Data. Kali ini saya kebagian menyiapkan kuliah online Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Survei Kadastral. Lalu apa saja yang harus disiapkan untuk mengadakan kuliah online? Jawabannya cukup sederhana, laptop yang sudah diinstall skype, team viewer, koneksi internet yang harus baik, speaker dan bangun lebih awal jika kuliahnya sudah dimulai jam 7.50 pagi. Skype mungkin umum diketahui orang, bagaimana dengan Team Viewer? Saya sendiri baru saat kuliah ini mengenal Team Viewer. Apa gunanya? Coba dibayangkan, laptop saya yang ada dijogja bisa dikendalikan oleh Bapak Andi yang berada di Boston. Mustahil dilakukan?? Jawabannya tidak jika kamu sudah menginstall Team Viewer. Team Viewer membuat Pak Andi dapat mengendalikan laptop saya dari jauh, tentunya setelah saya berikan id serta password laptop saya, dengan catatan ada koneksi internet yang bagus. Pekerjaan saya menjadi cukup mudah, tinggal nyalakan laptop, hidupkan team viewer, hubungi Pak Andi menggunakan video call di skype, siapkan powerpointnya, selanjutnya tinggal ikut menyimak bersama mahasiswa lainnya, Pak Andi akan menekan tombol next slide dari laptopnya sendiri.
Yang menjadi kendala adalah koneksi Internet, dibutuhkan koneksi internet yang stabil dan diusahakan kencang. Walau sekelas UGM, kadang koneksi internet juga bisa “naik turun”. Waktu kuliah online sebelumnya, saya pernah mengalami gangguan konkesi. Tiba-tiba internet putus dan sulit untuk dikoneksikan kembali sampai akhirnya kuliah diberhentikan lebih awal. Kalau sudah begini akan ada mahasiswa yang senang dan ada juga yang kecewa karena  maetrinya belum selesai (True Story). Untungnya kuliah online kali ini cukup bagus, internetnya lumayan stabil dan kenceng.  Pagi sekali, bahkan petugas kebersihan baru memulai bersih-bersih ruangan saya sudah berada di depan ruangan sendiri sambil ngotak-ngatik laptop. Laptonya milik Aeny Sugianto, kebetulan laptop saya sendiri speakernya kurang bagus (Yang punya laptop minta masuk blog). Pagi sekali saya sudah menemui Pak Maryoto yang biasa berurusan dengan koneksi Internet di Kampus.
“Pak mau kuliah online ini, bisa pakai kabel gak pak untuk koneksi internetnya biar lebih stabil?”
“Maaf Mas, kalau diruangan ini (3.3) tidak bisa, kabelnya gak sampe, pakai wifi saja, sekarang sudah kenceng internetnya”. Jawaban Pak Maryoto ini menghilangkan harapan dan memberikan harapan baru. Langsung saja pakai wifi, masih ada banyak waktu sebelum kuliah dimulai.
“Pak Andi, coba kasih testimoni dari sana”. Saya ingin pastikan suaranya terdengar sampaikan belakang. Dan yak…. Spekaer oke, koneksi oke, team viewer sudah diaktifkan, persiapan sudah komplit. Tinggal peserta kuliahnya saja yang belum datang. Yang saya salut dengan Pak Andi adalah perbedaan jam yang ada di Indonesia dengan di Boston, ketika kuliah pagi tadi, Pak Andi disana memberi kuliah kurang lebih jam 9 malam. Yah mungkin masih bisa memberi kuliah jam 9 malam. Tapi bagaimana dengan kuliah Survei kadastral nanti jam 3 sore, artinya disana sekitar jam 4 dini hari. Singkat cerita kuliah Pengelolaan Wilayah Pagi hari selesai dengan lancar.
“Pak Andi bagaimana dengan kuliah surkad jam 3 sore nanti, saya bisa bantu siapkan”.
“Ya kita akan adakan kuliahnya”. Jawab langsung oleh Pak Andi.
Dosen mengadakan kuliah jam 4 dini hari, langsung dari Boston. Tidak banyak dosen mau melakukan hal ini saya kira. Tentu saja kuliah ini akan membantu, kuliah kosong mungkin terkadang menyenangkan, tapi akan ada materi yang ketinggalan dan mungkin ada kuliah pengganti yang tentunya akan bisa merusak jadwal kegiatan lainnya, tentu saja itu bisa tidak menyenangkan. Kuliah online adalah alternative kuliah yang cukup rekomended jika dosen sedangkan berpergian atau tidak bisa hadir untuk mengajar. Walau diakui tentu saja interaksinya akan tidak sebagus kuliah langsung, tapi ini tahun 2015 Bung! Sudah saatnya memanfaatkan teknologi yang ada.
Kembali lagi ke kuliah online. Jam 14.30 WIB saya hubungi Pak Andi, “sudah bangunkan Pak?”. Ini kali pertamanya saya memastikan dosen sudah bangun untuk memberi kuliah. Tentu saja ini hal yang wajar karena di Boston sekarang masih subuh. 

Jam 4 dini hari di Boston
Dengan cepat Pak Andi membalas, ternyata masih meyiapkan materi kuliah. Kembali saya harus mngotak atik laptop, koneksi, tema viewer, skype speaker. Hal tersebut adalah pusaka sakti untuk kuliah online. Akhirnya semua komplit, kuliah online kali ini sangat lancar, tanpa ada gangguan yang berarti. Koneksi internet yang bagus adalah kuncinya.

Mungkin itu saja pengalaman yang bisa saya bagi. Jarak bukan lagi hal yang dapat menghalangi proses transfer ilmu ditahun 2015, yang diperluka hanyalah niat, usaha dan koneksi internet yang baik J .

Peserta Kuliah (Yang ambil foto, yang nyiapin kuliah T.T)