Thursday, September 24, 2015

Kemah Kerja 2015: Tips KKH dan KKV


Kerangka kontrol menjadi bagian yang penting didalam melakukan pemetaan. Begitu pula dalam pemetaan di Kemah Kerja kali ini, tugas ke 2 setelah melakukan survey pendahuluan yakni melakukan pengukuran kerangka kontrol horizontal (KKH) dan kerangka kontrol vertikal (KKV). Dalam kemah kerja kali ini pengukuran KKH dan KKV diberikan waktu dalam 3 hari. Dengan jumlah 10 titik kontrol, dan lokasi yang cukup luas, walau diberi waktu 3 hari pengukuran tetap harus dilakukan dengan cepat dan tepat. KKH dan KKV ini menjadi sangat penting karena menjadi dasar penentuan posisi dalam pemetaan, kalau belum selesai mengukur KKH dan KKV pengukuran detil tidak bisa dilakukan dan pemetaanpun akan menjadi lebih lama.
Dalam pengukuran KKH dan KKV ini saya dan teman-teman membagi tugas. Saya yang bertugas melakukan pengukuran, Rizki yang melakukan pencatatan, Amal bertugas sentering statif di depan, dan Eldy sentering statif di bagian belakang, sedangka Umar masih melakukan pengukuran bersama Tim Poligon Utama. Yang menjadi pertanyaan adalah apakah KKH dan KKV dilakukan berbarengan? Alat yang digunakan sama-sama Total Station, karena KKVnya menggunakan metode Trigonometris jadi bisa sekalian. Sebenarnya sebelumnya saya sempat bingung apa harus sekalian apa satu-satu dlu, namun karena sebelumnya sudah bertanya-tanya dengan senior yang sudah melakukan KK, sepertinya lebih baik semua data baik KKH dan KKV dicatat berbarengan saja. Memang memerlukan waktu yang lebih lama, tapi akan lebih banyak data yang terkumpul. Akhirnya hari kedua saya memutuskan untuk mengukur KKH dan KKV sekaligus, tapi lebih ke fokus untuk menyelesaikan KKH terlebh dahulu. Minimal hari kedua ini KKH sudah masuk dalam TOR. Yang membuat lama pengukuran KKH dan KKV ini bukanlah proses mendidiknya, melainkan proses moving alat dari satu tempat ke tempat berikutnya, karena lokasinya yang cukup luas dan alat yang berat tentu saja perlu waktu lama. Jadi saya sarankan pastikan semua ukuran sudah yakin dan mantap sebelum kemudian berpindah ke titik berikutnya, 1 saja ada yang kurang dan harus mengukur ulang di titik yang sama maka itu akan sangat membuang waktu. Langsung saja, dari titik demi titik terus kami lewati, dari pagi sampai kira-kira jam 14.30 siang akhirnya tiba saya harus mendirikan alat di titik terakhir. Cukup grogi juga, karena di titik ini saya akan tahu apakh ukuran KKH dan KKVnya masuk atau tidak, jika tidak maka saya harus siapkan mental yang lebih kuat dan mungkin mencari-cari dimana letak kesalahannya. Begitu menbidik sudut terakhir, tinggal dibaca saja bacaannya sudutnya maka saya bisa tahu KKHnya sudah masuk atau tidak, karnena sudut yang lainnya sudah di hitung. Dan apa yang terjadi.. penutup sudutnya 5 derajat!!! What the hell!! Dengan kemampuan mengukur selama ini tidak mungkin saya melakukan kesalahan sampai 5 derajat. Saya coba berpikir tenang dan menduga-duga dimana letak kesalahannya.  Ricis coba lihat catatan data-datanya. Saya coba tetap tenang, padahal sudah sangat gelisah. Sebelumnya Ricis sudah memidahkan data dari catatan ke tabel, saya cek kembali apakah dia sudah menyalin dengan benar. Dan akhirnya, ternyata Ricis salah menyalin data ke tabel, dan berapa angka yang salah dicatat?? Salah 5 derajat, dan akhirnya  berapakah kesalahan penutup sudutnya?? Kesalahan penutup sudutnya hanya 2 detik J Itu tertiup angin sedikit saja, bisa saya ubah menjadi 0 detik, tapi sudahlah 2 detik saja sudah membuat kami bersorak gembira siang itu. Akhirnya KKH bisa diukur dalam 1 hari. Bagaiman dengan KKV??? Untuk KKV saya perlu menghitung menggunakan laptop, jadi saat itu juga semua alat kami rapikan terlebih dahulu dan menuju basecamp. Basecamp yang kami maksud yakni Pos kambling kecil terbuat dari kayu, yang entah kenapa disana ada 1 colokan pas untuk charging laptop.

Di basecam bersama Umar


Sebelum memulai menghitung KKV seorang Ibu-ibu menghampiri kami, dan dengan senyum manisnya beliau memberikan pisang yang cukup banyak kepada kami. Okelah kesenangan setelah KKH masuk TOR, ditambah pisang dari warga, mantaplah hari ini.

Menikmati pisang dari warga

Ekpresi kalau KKH sudah masuk TOR

      Lnajut menghitung KKV, semua data dimasukkan ke laptop, dan akhirnya tidak masuk J . Kami tidak terlalu sedih dengan KKV ini, karena memang target kali ini selesai KKH. Dilihat dari data KKV yang sudah dihitung hanya perlu beberapa titik saja yang diulang, sepertinya tidak perlu waktu lama, masih ada 2 hari, jadi kami putuskan untuk mengukur KKV besok saja, sore itu kami menikmati pisang dulu di basecamp.

      Sore itu cukup terlewati dengan baik, rinsip kami yakni apa yang kami rencanakan dipagi hari, sudah terlaksana sesuai target, jika dapat melebihi target akan sangat bagus. Malamnya kami presentasi dengan cukup tenang, dan keesokannya mengulang sedikit lagi mengukur KKV dan baru masuk ke detil. 


LANJUTKAN MEMBACA: IBU PENJUAL CENDOL